Friday, December 9, 2011

Jogja: Day 1st.

Fajar Utama Jogja dateng tepat waktu di Stasiun Jatinegara. Cuaca yang cukup panas, bikin kami sebentar-sebentar minum, kipas-kipas, dan ngelirik jam tangan. Kapan ini sampenya ya?  Untuk membunuh waktu, akhirnya kami memutuskan main kartu remi. Seruuu. Dari 41, setan, cangkul, sampe tepok nyamuk. Dan ya, saya yang kalah mulu. Untung nggak ada bedak tabur, kalo ada muka ini persis mirip anak bocah abis mandi. Celemotan. Hampir sembilan jam perjalanan sampe juga ke Stasiun Tugu. Tambahan empat puluh ribu kita sampe di Hotel Puspita. Menurut kami, hotel tempat kami menginap cukup lumayan. Seratus sepuluh ribu per malam dengan fasilitas AC, TV, dan sarapan pagi. Tambahan lainnya lokasi hotel puspita cukup dekat ketempat-tempat lain. Rumah makan ayam goreng yang enak, apotek, bank BNI, dan Alfamart cukup ditempuh dengan berjalan kaki. Kalo ingin jalan-jalan ke Maliobor, Keraton, atau alun-alun cukup mengeluarkan limabelas ribu dengan naek becak. Sekitar jam tujuh malem, kami memutuskan makan malam diluar di daerah wijilan yang terkenal dengan pusat gudeg. Setelah itu kami diajak keliling ke alun-alun selatan kota Jogja. Alun-alun ini terkenal dengan dua pohon besar dan tua yang berdampingan, katanya kalo kita berhasil melewati pohon tersebut, kita bisa dapet rejeki yang melimpah. You decided, believe it or not.


xoxo,

mara.

No comments:

Post a Comment